Job Desc Jelas – Kinerja mantab!

KPI =Key Performance Indicator

Alangkah indahnya bila kita memiliki job desc sebelum membuat KPI. Sebuah binder tersaji didepan kita. Berisikan dokumen job seluruh posisi yang jumlah ratusan di perusahaan kita. Didalamnya terdapat job desc yang isinya lengkap, detail, update, dan telah diverifikasi manajemen.

Selanjutnya kita menemui pemegang jabatan yang sudah paham betul pekerjaannya. Kita bertemu job holder yang bisa menjelaskan isi job descnya dengan baik. Kita mendapatkan pemegang jabatan yang tahu betul apa indikator kegagalan dan keberhasilan pekerjaannya. Lalu kita tinggal memahamkan sedikit kepada pemegang jabatan apa itu Key Performance Indicator (KPI).

Dimensinya. Contoh KPI yang baik. Cara penulisannya. Lantas kita melihat pemegang jabatancepat memahami, lalu bisa langsung mengidentifikasi sendiri indikator keberhasilan pekerjaannya.

Situasi di atas benar-benar suatu kondisi yang sangat menyenangkan..

Ya. Situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari di perusahaan tidaklah demikian. Kondisi realnya adalah job desc tidak ada. Atau job desc ada sebagian namun tidak update. Atau seluruh job desc ada namun tidak jelas dimana letaknya.

Atau muncul pertanyaan job desc itu apa? bagaimana membuatnya?

Kita bisa menempuh alternatif pertama, perbaikan job desc. Mulailah dengan pembentukan tim, refreshing, penyamaan format, tatacara menulis, wawancara, penulisan, review, perbaikan, dan mungkin dalam 4-6 bulan penulisan serta update job desc selesai. Tetapi, sebagian Anda mungkin setuju, kinerja tidak dapat menunggu. KPI harus jelas hari ini juga. Untuk tujuan itu, muncul alternatif kedua: temukan KPI hari ini, agar ia bisa segera menjadi dasar manajemen dan evaluasi kinerja orang per orang.

Kesimpulan: “jauh lebih baik Anda menyempurnakan jobdesc sebelum mengidentifikasi indikator kinerja, namun ketidaksempurnaan jobdesc jangan menghalangi kebutuhan Anda yang mendesak untuk mengidentifikasi indikator kinerja”.

Leave a Reply