Ironi memang. Itu kabar terbaru dari taman pendidikan berlabel teknologi yang mengaku institusi pencetak manusia-manusia unggul yang terletak di kawasan Indonesia Timur ini. Menurut berita yang saya baca dari detiksurabaya, salah seorang mahasiswa ITS, kedapatan mencuri beberapa laptop dan Flash Disk dari salah satu toko yang ada di Hitech Mall Surabaya. Mengaku kepepet untuk biaya kuliah, sang pelaku bernama Baginda Awaludin Saputro Hasibuan (22) mencoreng nama almamater yang telah menghasilkan alumni yang saat ini menduduki pos-pos penting diberbagai perusahaan bonafid, bahkan ada yang masuk dalam jajaran menteri kabinet Indonesia Bersatu. Untuk baca lengkap beritanya, silahkan klik di sini.
Dengan raw material yang berkualitas, karena disaring dari berbagai lulusan SMA se-Indonesia, ITS sebagai salah satu kawah candradimuka penggodokan kader-kader terbaik bangsa, dimana diharapkan manusia yang unggul, unggul dalam keilmuan dan budi pekerti, dihasilkan. Namun sangat disayangkan, malah perbuatan tak terpuji dilakukan oleh salah satu mahasiswanya. Memang nila setitik tidak akan merusak susu sebelanga. Tapi kasus ini membuat kita miris, sudah sedemikian bobrok kah moral kaum intelektual negeri ini, hingga untuk sebuah tujuan mulia berlabel pendidikan, harus dilakukan dengan cara yang keliru dimata hukum.
Barangkali ada yang salah dengan dunia pendidikan kita. Tentunya kembali pada kita semua untuk bersama-sama memikirkannya ![]()
Filed under: Uncategorized